Kasus Hipertensi Tinggi, Puskesmas Cimandala Luncurkan Inovasi KA SAKTI

Kasus Hipertensi Tinggi, Puskesmas Cimandala Luncurkan Inovasi KA SAKTI

BOGORTODAY.COM – Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Dalam dua tahun terakhir, Hipertensi menjadi salah satu penyakit tertinggi yang ditangani di Puskesmas Cimandala, Sukaraja. Demikian disebutkan Kepala Puskesmas Cimandala, Sulasiah Legiani.

Kepala Puskesmas Cimandala, Sulasiah Legiani menjelaskan, jumlah kasus hipertensi sebanyak 889 kasus di tahun 2021. Pada tahun 2022 hipertensi masih seringkali masuk ke dalam daftar 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas Cimandala. Dengan adanya permasalahan tersebut Puskesmas Cimandala meluncur inovasi yaitu KA SAKTI untuk memudahkan pemantauan pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cimandala.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Hipertensi sering disebut “the silent killer” karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi, tetapi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi,” jelas Sulasiah.

Ia menerangkan, hipertensi sekarang jadi masalah utama kita semua, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia, karena hipertensi ini merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, dan stroke.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

“Manfaat dari inovasi KA SAKTI ini dapat meningkatkatkan kesadaran pasien hipertensi termasuk pasien prolanis hipertensi dalam kepatuhan minum obat, serta memeriksakan dirinya secara konsisten ke Puskesmas Cimandala,” terangnya.

Sulasiah juga menuturkan, penyebab hipertensi diakibatkan oleh perilaku hidup yang kurang baik dan genetika. Untuk mencegah penyakit hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya perlu dilakukan langkah terobosan baru yaitu melalui inovasi KI SAKTI. (* / Gistin Iliyyin)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================