
Dia menuturkan, sudah 4 dirinya dan kawan – kawan berada di PB PMII dalam melakukan pengawalan SK dan juga sudah melayangkan nota keberatan kepada PB PMII.
“Hingga saat ini, PB PMII acuh dan tidak merespon atas nota keberatan tersebut dan tidak bertanggung Jawab atas kerjanya. Dan ini menjadi kerugian serta hambatan kaderisasi PMII Kota Serang,’ tuturnya.
Seharunya, sambung dia, ketua umum PB PMII harus mengambil sikap terkait persoalan ini, jangan hanya mengabaikan persoalan ini lalu membiarkan, karena pada hakikatnya ketua umum PB PMII lah yang menandatangani di setiap SK Cabang.
“Kami punya 3 tuntutan yang pertama mendesak kepada ketua umum PB PMII untuk mengadakan audiensi yang melibatkanketua umum PB PMII, ketua KOPRI PB PMII dan aparatur,” paparnya.
“Kemudian yang ke dua, segera keluarkan SK Cabang PMII Kota Serang, ketiga bilamana ketua umum PB PMII tidak bisa mengindahkan atas apa yang menjadi tuntutan, maka kami akan mengadakan gerakan yang lebih besar,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















