
Ia juga mencatat bahwa analisis awal terhadap kondisi kedua anak ini hanya berdasarkan observasi lapangan.
“Anak-anak ini tampak ketakutan saat melihat sosok pria, dan bahkan bayi yang baru lahir di TKP pun menunjukkan reaksi, meskipun usianya baru seminggu. Namun, tentu saja, hal ini perlu didalami lebih lanjut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Atwirlany menyatakan bahwa hari ini timnya akan berkunjung ke rumah korban untuk melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap kondisi fisik dan psikologis ketiga anak tersebut, serta melakukan pemetaan terhadap lingkungan keluarga dan sosial mereka.
“Kami memerlukan dukungan dari semua pihak untuk melakukan visum terhadap ketiga anak ini, serta menawarkan perawatan kesehatan yang diperlukan,” tutup Atwirlany. (Cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















