
BOGORTODAY.COM – Tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Armor Toreador terhadap istrinya, Cut Intan Nabila, pada Selasa (13/8/2024), telah meninggalkan dampak psikologis yang serius bagi kedua anak mereka.
Atwirlany Ritonga, Asisten Deputi Pelayanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, mengungkapkan kedua anak Armor dan Cut kini merasa takut saat berhadapan dengan pria.
“Sikap traumatik yang ditimbulkan dari KDRT ini membuat kedua anak Armor Toreador enggan untuk bertemu dengan laki-laki,” jelas Atwirlany dalam pertemuan di gedung Mako Polres Bogor, Rabu (14/8/2024).
Namun, Atwirlany menambahkan bahwa belum bisa dipastikan kategori tingkat trauma psikologis yang dialami kedua anak tersebut.
Pihaknya akan segera melakukan penilaian mendalam melalui tenaga profesional, seperti psikolog klinis dan forensik, untuk mengetahui tingkat keparahan trauma yang dialami.
“Kami akan mengevaluasi apakah trauma ini berada pada tingkat risiko tinggi, sedang, atau rendah,” ujar Atwirlany.
Ia juga mencatat bahwa analisis awal terhadap kondisi kedua anak ini hanya berdasarkan observasi lapangan.
“Anak-anak ini tampak ketakutan saat melihat sosok pria, dan bahkan bayi yang baru lahir di TKP pun menunjukkan reaksi, meskipun usianya baru seminggu. Namun, tentu saja, hal ini perlu didalami lebih lanjut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Atwirlany menyatakan bahwa hari ini timnya akan berkunjung ke rumah korban untuk melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap kondisi fisik dan psikologis ketiga anak tersebut, serta melakukan pemetaan terhadap lingkungan keluarga dan sosial mereka.
“Kami memerlukan dukungan dari semua pihak untuk melakukan visum terhadap ketiga anak ini, serta menawarkan perawatan kesehatan yang diperlukan,” tutup Atwirlany. (Cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















