BOGOR-TODAY.COM – Artis dan model Cut Cynthiara Alona resmi melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu anggota partai ke Polres Bogor, Selasa (19/8/2024). Ia didampingi oleh tim hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembilan Bintang saat mengajukan laporan di unit dua Satreskrim Polres Bogor.
Menurut laporan, Cut Cynthiara Alona menjadi korban penipuan terkait investasi sebesar Rp 350 juta yang melibatkan kendaraannya, sebuah BMW tipe 320i.
Pelaku, yang diketahui berinisial RS, hanya membayar Rp 55 juta dari nilai investasi tersebut, yang mengakibatkan kerugian besar bagi Cut Cynthiara Alona.
Kuasa hukum Cut Cynthiara Alona, Dita Aditya, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan keterangan kepada polisi terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh RS dan istrinya.
Dita juga menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kasus ini dan kini menunggu hasil dari penyelidikan Satreskrim Polres Bogor.
“Pada intinya, klien kami melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh RS dan istrinya, yang memiliki latar belakang dari salah satu partai besar,” ujar Dita Aditya, kepada wartawan.
Cut Cynthiara Alona sendiri mengungkapkan bahwa ia awalnya tertipu dalam bisnis investasi yang dijanjikan oleh RS. Pelaku menjanjikan keuntungan besar dari penggadaian kendaraannya tanpa harus mengeluarkan modal besar, namun pada akhirnya, mobil miliknya justru diambil oleh pelaku.
“Saya tertipu dengan janji-janji manis tentang bisnis, yang katanya tanpa modal besar, hanya BPKB saja, tapi akhirnya mobil saya yang diambil,” katanya.
Upaya untuk menyelesaikan masalah ini secara damai telah dilakukan, namun tidak ada itikad baik dari pelaku. Oleh karena itu, Cut Cynthiara Alona memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum dengan bantuan tim LBH Sembilan Bintang.
“Saya sudah lelah dan tidak ingin marah-marah terus. Akhirnya, saya mendatangi kantor Sembilan Bintang untuk menyelesaikan kasus ini secara hukum karena tidak ada itikad baik dari pelaku,” ungkapnya.
Ia berharap polisi dapat menindaklanjuti kasus ini dengan adil, terutama karena pelaku diduga telah melakukan penipuan serupa beberapa kali sebelumnya.
“Saya mendengar dia telah melakukan penipuan ke orang lain hingga lima kali dan selalu lolos, tapi insya Allah jalannya akan berhenti di saya,” tegasnya. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















