Tirta Pakuan Ambil Langkah Mengatasi Gangguan Pengaliran Air di Wilayah Bogor Barat

Adapun permasalahan pada Zona III-B ini, masih kata Ardani, terjadi karena terdapat kekurangan tekanan di ujung wilayah Bogor Barat seperti Balumbang Jaya, Babakan Dio, Situ Gede, Bubulak, Pilar I dan Pilar II.

“Harapannya dengan ada penambahan alat pompa dorong yang akan dipasang di area reservoir Jabaru ini bisa mengatasi permasalahan di Zona IIIB,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ardani mewakili Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memohon maaf, atas terjadinya gangguan pelayanan atau pengaliran di Zona IIIB.

“Kami akan terus berikhtiar memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor, dan kami memohon doa kepada masyarakat Kota Bogor agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan rencana dan waktu yang ditentukan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Atur Kawasan Perburuan Hewan

Selain menambahkan alat pompa dorong, sambung Ardani, pihaknya juga akan menambah pengaliran suplai debit air dari wilayah Empang yang selama ini sama sistemnya seperti di Cipaku namun dari dua sistem yang berbeda yakni dari reservoir kapasitas 4000 dan 9000.

“Diharapkan penambahan suplai debit air ini dapat mengurangi beban wilayah pelayanan Zona IIIB dengan sebagian menggunakan gravitasi dan sebagian menggunakan alat pompa dorong,” ujarnya.

Sementara itu, total pelanggan di wilayah Zona III-B ada sekitar 9000 pelanggan, namun hanya beberapa persen yang mati atau mengalami gangguan pada waktu puncak (pagi dan sore), ada juga yang hanya malam hari.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Merasa Terasing dari Anak Pasca Cerai, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Batin yang Memprihatinkan

Atas hal itu, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan tetap upaya dan berikhtiar untuk memberikan pelayanan yang dapat berlangsung selama 24 jam, sehingga dengan adanya penambahan alat pompa dorong di area reservoir Jabaru daat mengatasi permasalahan tersebut.

“Pemasangan alat pompa dorong ini dapat menambah suplai debit air sebanyak 100 liter per detik, sedangkan untuk mengatasi kurangnya tekanan hanya butuh 58 per detik, jadi sangat mencukupi,” pungkas dia.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================