
Sementara, Koordinator Workshop Citizen Journalism, Benyamin Mbooh menjelaskan, bahwa pameran foto FMP dari masa ke masa ini merupakan kegiatan Festival Merah Putih dari tahun 2016 hingga 2024. Karena fotografi merupakan cara yang paling kuat untuk kita bercerita mengenai semangat kita.
“FMP membawa semangat kebangsaan, semangat nasionalisme, membawa pesan dari Bogor untuk Indonesia. Dan kami berterima kasih kepada pewarta foto Indonesia dan rekan yang telah mendokumentasikan semangat ini dengan baik,” jelas Ben.
Selain itu, menurutnya, workshop Citizen Journalism merupakan faktanya bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z adalah generasi yang paling ramah gadget. Untuk itu, Festival Merah Putih ingin mengembangkannya dan memanfaatkannya sebaik mungkin.
“Kami ingin menarik perhatian generasi muda, karena merekalah yang paling mungkin menjadi sukses. Tapi kami juga ingin mendidik mereka agar bisa menjadi citizen journalism yang baik dan menyampaikan aspirasi mereka dengan baik, dan tidak melanggar hukum yang ada,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Festival Merah Putih, yang sudah berjalan dari tahun 2016 hingga 2024 ini, merupakan kegiatan dari masyarakat untuk masyarakat.
“Kita mau menjadi warga kota Bogor yang tidak pasif, tetapi kita mau jadi warga Bogor yang aktif, yang berkembang, yang berkolaborasi, bekerjasama dengan pemerintah untuk memberikan semangat gotong royong, semangat kebersamaan, dan memberi pesan dari Bogor untuk Indonesia,” pungkas Ben.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














