
BOGORTODAY.COM – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor dan Festival Merah Putih (FMP) sukses menyelenggarakan pameran foto FMP dari masa ke masa, serta workshop Citizen Journalism dan kompetisi foto merah putih di Bogor Trade Mall (BTM).
Puluhan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum diketahui telah berpartisipasi dalam workshop tersebut yang diadakan pada 24-25 Agustus 2024. Pameran foto digelar pada 19-25 Agustus 2024, dengan 79 foto FMP yang dipamerkan.
Selain itu, kompetisi foto merah putih yang bertemakan “Heroes” juga telah selesai diselenggarakan dan pemenangnya diumumkan, pada Minggu (25/8/2024).
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bogor, Rakhmawati, mengatakan bahwa ini adalah luar biasa yang dilakukan panitia FMP 2024. Pameran dan lomba foto yang diadakan di Mall BTM ini merupakan hasil karya yang dilakukan oleh teman-teman Kota Bogor.
“Kegiatan dua hari ini, materi-materi yang perlu disampaikan kepada masyarakat, terutama gen Z Kota Bogor, ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Keren-keren hasil fotonya ini,” kata Rakhmawati di lokasi pameran foto, pada Minggu (25/8/2024).
Dengan begitu, ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini dan akan ada kegiatan-kegiatan lain yang dapat menambah wawasan masyarakat Kota Bogor, khususnya anak muda, dalam hal fotografi dan jurnalis masyarakat.
“Kami mendukung Panitia FMP 2024 Sahabat PFI Bogor. Karena, sekali lagi, foto bisa bercerita, Alhamdulillah, dan hasilnya sangat-sangat bagus. Mudah-mudahan dengan acara hari ini lebih dewasa ya bagi anak-anak dalam memberikan berita kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara, Koordinator Workshop Citizen Journalism, Benyamin Mbooh menjelaskan, bahwa pameran foto FMP dari masa ke masa ini merupakan kegiatan Festival Merah Putih dari tahun 2016 hingga 2024. Karena fotografi merupakan cara yang paling kuat untuk kita bercerita mengenai semangat kita.
“FMP membawa semangat kebangsaan, semangat nasionalisme, membawa pesan dari Bogor untuk Indonesia. Dan kami berterima kasih kepada pewarta foto Indonesia dan rekan yang telah mendokumentasikan semangat ini dengan baik,” jelas Ben.
Selain itu, menurutnya, workshop Citizen Journalism merupakan faktanya bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z adalah generasi yang paling ramah gadget. Untuk itu, Festival Merah Putih ingin mengembangkannya dan memanfaatkannya sebaik mungkin.
“Kami ingin menarik perhatian generasi muda, karena merekalah yang paling mungkin menjadi sukses. Tapi kami juga ingin mendidik mereka agar bisa menjadi citizen journalism yang baik dan menyampaikan aspirasi mereka dengan baik, dan tidak melanggar hukum yang ada,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Festival Merah Putih, yang sudah berjalan dari tahun 2016 hingga 2024 ini, merupakan kegiatan dari masyarakat untuk masyarakat.
“Kita mau menjadi warga kota Bogor yang tidak pasif, tetapi kita mau jadi warga Bogor yang aktif, yang berkembang, yang berkolaborasi, bekerjasama dengan pemerintah untuk memberikan semangat gotong royong, semangat kebersamaan, dan memberi pesan dari Bogor untuk Indonesia,” pungkas Ben.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















