
Dalam Rakercabsus, Atty menegaskan, pada semua jajaran struktural partai di seluruh tingkatan untuk tegak lurus pada instruksi partai dan jika ada kader yang bermain-main dan tidak memiliki loyalitas tinggi akan menerima saksi terberat sesuai mekanisme partai dengan pembuktian yang bisa dipertanggungjawabkan.
Rena da Frina diproyeksikan akan menjadi Wali Kota perempuan pertama di Kota Bogor setelah penetapan resmi oleh KPU Kota Bogor pada 21 September 2024 mendatang.
Dengan rekam jejak dan karakter yang dekat dengan rakyat tanpa sekat diperkuat dengan mesin partai yang kompak dan militansi akan mendekati kemenangan, Atty Somaddikarya optimis pasangan Rena da Frina dan Teddy Risandi akan membawa perubahan positif dan menjadi bagian dari sejarah Kota Bogor dan PDI Perjuangan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














