BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kebakaran menghanguskan sebuah pabrik tahu milik Maman di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (3/9/2024) siang. Selain bangunan pabrik tahu, satu unit rumah juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran itu terjadi di Kampung Cibatupos, RT 20/RW 06, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat.
Peristiwa kebakaran itu bermula dari percikan api yang muncul di tungku api. Hal itu dikatakan Danpos Damkar VI Cisaat Unang Sofyan.
Tungku tersebut menggunakan bahan bakar dari sekam. Diduga api membesar saat tungku terhembus angin hingga membakar bagian atap dan muncul asap hitam.
“Kronologinya kebakaran bersumber dari percikan hawu. Itu bahan bakar dari sekam. Saat percikan api terbawa angin, terus nempel di atas sehingga menimbulkan kebakaran,” kata Unang.
Kebakaran itu terjadi saat pabrik sedang beroperasi. Karena cuaca yang panas dan banyak material yang mudah terbakar, api cepat menjalar ke area lainnya. Api pun merembet ke bagian bangunan rumah di sebelahnya. Demikian dikatakan Unang.
“Area yang terbakar pabrik terus bahan-bahan yang kena mudah terbakar semua dari kayu dan posisinya lagi panas semua. Objek yang terbakar pabrik dan juga rumah tinggal sebab berdempetan pas dengan pabrik. Satu pabrik dan sebagian bangunan rumah,” ujarnya.
Api berhasil dijinakkan setelah petugas Damkar dari Posko Cisaat dan Damkar Posko Cibadak, dibantu Polsek Cisaat dan Satpol PP Cisaat beserta warga setempat bekerjasama memadamkan api. Menurutnya, api berhasil dipadamkan setelah memakan waktu 2,5 jam.
“Saat proses pemadaman, kami kesulitan terkait akses jalan menuju TKP kebakaran yang sempit dan macet. Bahkan, untuk membuka jalan, ada dinding perbatasan di area tersebut yang kami bobol. Sementara, untuk penanganan tadi kurang lebih membutuhkan waktu 2,5 jam,” ucap dia.
“Alhamdulillah untuk pasokan air kami menurunkan armada tiga unit dari Posko Cisaat, dua unit dari Posko Cibadak. Nah di situ di sekitar TKP kebakaran, ada kolam. Sehingga kami bisa menggunakan Alkon,” sambungnya.
Akibat kebakaran tersebut, aktivitas pabrik tahu terpaksa harus berhenti secara total.
“Untuk jumlah kerugian, belum kami ketahui karena masih dalam proses penghitungan,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















