
“Ini adalah prestasi kita bersama karena kita bisa membuat masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok berkualitas dengan harga murah melalui kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan di masa yang akan datang walaupun periode pengurusan kami dari TP-PKK akan berakhir pada 20 Oktober, semoga pada pemerintahan baru akan didukung semua dengan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat untuk kesejahteraannya,” bebernya.
Dalam kesempatan ini, ia juga terimakasih yang sebesarnya kepada pihak yang sudah bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, ini semua demi kepentingan masyarakat disini khususnya, secara umum bagi masyarakat seluruh indonesia. Program ini juga termasuk dalam program TP-PKK Pokja 3 menyangkut ketahanan pangan keluarga, dimana selain melaksanakan GPM juga melaksanakan gerakan tanam cabai, gerakan diversifikasi pangan, program makanan tambahan terhadap anak stunting dan lainnya.
Selanjutnya, Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menyampaikan, tujuan GPM hari ini adalah dalam rangka memastikan warga masyarakat mendapatkan bahan pokok terutama dengan harga terjangkau dan kualitas bagus. Kedua GPM dimaksudkan dengan tujuan mempertemukan antara konsumen dalam hal ini masyarakat dengan produsen atau distributor yang difasilitasi oleh Pemkab Bogor, lalu ketiga tentu GPM ini dilaksanakan dalam rangka menekan dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Bogor dan alhamdulillah kondisi inflasi di Kabupaten Bogor ada di angka -0,2% artinya inflasi di Kabupaten Bogor bisa tetap terjaga.
“Sebetulnya GPM hari ini dilaksanakan di semua kecamatan, tetapi yang dihadiri langsung oleh pengurus pusat hanya di Klapanunggal. Tentu ini kehormatan bagi Pemkab Bogor yang sudah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Ketua Umum TP-PKK,” ungkap Asmawa Tosepu
Katanya, kegiatan GPM ini secara rutin dilaksanakan secara bekerjasama dengan Kadin, Perumda Pasar Tohaga dan dinas terkait dalam hal ini Diskanak, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebulan dua kali yang dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor.
“Hari ini alhamdulillah 13 jenis komoditas yang dipasarkan, kita lihat sendiri habis, artinya antusias masyarakat ini sangat tinggi karena harga juga kami subsidi dari pemda terhadap harga dari komoditas tersebut. Kami harap kondisi inflasi terjaga, warga masyarakat memiliki akses yang besar dalam mendapatkan harga yang terjangkau dan kualitas komoditas yang bagus, serta tentunya para pedagang atau distributor terus menyalurkan produk yang dimiliki sehingga tidak terjadi penimbunan,” imbuhnya. (Tim Komunikasi Publik / Diskominfo Kabupaten Bogor)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















