
Saat didata, para pemuda itu mengaku tak hanya berasal dari Surabaya. Soleh menyebut ada yang berasal dari sejumlah daerah di Jatim.
“Ada yang dari Mojokerto, Lamongan, Sidoarjo, dan Pasuruan,” ujarnya.
Usai dilakukan pengamanan polisi juga melakukan pendataan terhadap para pemuda tersebut. Selanjutnya, 29 pemuda itu dipulangkan.
“Setelah kami data dan kami minta membuat kesepakatan, mereka pulang ke rumah masing-masing. Apabila mereka mengulangi perbuatannya kembali maka akan kami berikan sanksi tegas,” tuturnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















