
“Saksi mendengar suara dering handphone dari tubuh korban, kemudian memberanikan diri menghubungi nomor di handphone tersebut yang tersambung dengan pihak keluarga,” jelas Kompol Suminto.
Meski korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan, ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Leuwiliang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Iwan mengalami luka sobek parah di bagian belakang kepala sepanjang 15 cm dan di dahi sepanjang 5 cm.
Pihak keluarga menyatakan bahwa Iwan berangkat dari rumah sekitar pukul 01:00 WIB untuk menjemput anaknya. Namun, nasib berkata lain ketika mereka menerima kabar bahwa Iwan menjadi korban begal dan motornya raib dibawa pelaku.
“Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya, sementara sepeda motor Honda Beat milik korban dibawa kabur oleh pelaku. Pihak keluarga keberatan dan menolak untuk dilakukan autopsi,” ungkap Kapolsek Ciampea.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembegalan yang menyebabkan tewasnya Iwan. Masyarakat diminta untuk waspada, terutama saat melintasi jalan-jalan sepi pada malam hari.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















