Mobil Terbakar di Jalan Tol Ungaran, Diduga Akibat Korsleting

BOGORTODAY.COM – Sebuah mobil terbakar di Jalan Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Selasa, (15/10/2024). Video kejadian yang menunjukkan kobaran api tersebut tersebar di media sosial, diunggah oleh akun Instagram @infokejadian_semarang. Kebakaran diperkirakan disebabkan oleh korsleting listrik di ruang mesin mobil.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, di jalur A Tol Ungaran, tepatnya di km 426+800, Kelurahan Susukan. Dalam video yang beredar, tampak api masih berkobar hingga pukul 10.20 WIB, menyebabkan lalu lintas di arah Selatan tersendat.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengonfirmasi bahwa mobil yang terbakar adalah jenis minibus, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Revitalisasi 5 Balai Benih Ikan, Siap Genjot Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor

“Kondisi korban aman. Penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, dan kendaraan menepi,” jelasnya.

Kapolsubsektor Ungaran Timur, Iptu Jarot Hartono, yang menerima laporan pertama dari warga, menjelaskan bahwa mobil yang terbakar merupakan Toyota Kijang dengan nomor polisi H 1842 XR. Mobil tersebut dikemudikan oleh Ahmad (30) dari Kabupaten Rembang, bersama satu penumpang, Syam Ali (55) dari Kota Semarang.

Setibanya di km 426.600, muncul asap dari bagian mesin mobil, memaksa Ahmad untuk menepikan kendaraan di lajur darurat. Mereka segera keluar dan menjauh saat api mulai muncul.

BACA JUGA :  Gejala Stroke Tersembunyi pada Usia Muda: Pakar Ungkap Tanda yang Sering Diabaikan

Sekitar pukul 11.00 WIB, api berhasil dipadamkan, dan petugas melakukan rekayasa arus lalu lintas untuk mengatasi kemacetan yang terjadi akibat insiden tersebut.

Kebakaran mobil di Jalan Tol Ungaran ini mengingatkan kita akan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem kelistrikan yang dapat menjadi penyebab kebakaran.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menunjukkan perlunya kewaspadaan di jalan raya. Pihak berwenang akan terus memantau dan memberikan edukasi kepada pengendara untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================