Nelayan Pesisir Terjatuh ke Laut di Sukabumi, Tiga Orang Hilang

ilustrasi nelayan

BOGORTODAY.COM – Empat orang nelayan pesisir, yang dikenal sebagai nelayan taratag, dilaporkan terjatuh ke laut setelah dihantam ombak saat menyebrang di jembatan besi eks perusahaan tambang pasir besi di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Dari insiden tersebut, satu orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan hilang.

Ombak ganas yang menerjang pesisir Tegalbuleud telah terjadi selama beberapa hari terakhir, dan aparat setempat telah mengeluarkan larangan melaut bagi warga.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

“Betul, saya dapat info awalnya dari tetangga nelayan. Mereka sebagian tidak turun ke laut karena ombak besar. Sudah ada larangan dari pihak desa, Tagana, dan BPBD,” ungkap Hari, seorang warga setempat, pada Rabu (16/10/2024).

Hari menjelaskan bahwa empat nelayan tersebut berusaha menyeberang ke dermaga. Namun, saat mereka berada di jembatan besi, ombak besar datang dan menghantam mereka.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

“Mau nyebrang ke dermaga, dicentang ombak. Mereka nelayan taratag, nelayan pinggiran, karena perahu tidak pada turun,” tambah Hari.

Menurut Hari, nelayan taratag biasanya memanfaatkan jembatan tersebut untuk mencari ikan. Jembatan itu menghubungkan pesisir Tegalbuleud dengan perairan lebih dalam.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================