Nelayan Pesisir Terjatuh ke Laut di Sukabumi, Tiga Orang Hilang

ilustrasi nelayan

BOGORTODAY.COM – Empat orang nelayan pesisir, yang dikenal sebagai nelayan taratag, dilaporkan terjatuh ke laut setelah dihantam ombak saat menyebrang di jembatan besi eks perusahaan tambang pasir besi di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Dari insiden tersebut, satu orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan hilang.

Ombak ganas yang menerjang pesisir Tegalbuleud telah terjadi selama beberapa hari terakhir, dan aparat setempat telah mengeluarkan larangan melaut bagi warga.

“Betul, saya dapat info awalnya dari tetangga nelayan. Mereka sebagian tidak turun ke laut karena ombak besar. Sudah ada larangan dari pihak desa, Tagana, dan BPBD,” ungkap Hari, seorang warga setempat, pada Rabu (16/10/2024).

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Hari menjelaskan bahwa empat nelayan tersebut berusaha menyeberang ke dermaga. Namun, saat mereka berada di jembatan besi, ombak besar datang dan menghantam mereka.

“Mau nyebrang ke dermaga, dicentang ombak. Mereka nelayan taratag, nelayan pinggiran, karena perahu tidak pada turun,” tambah Hari.

Menurut Hari, nelayan taratag biasanya memanfaatkan jembatan tersebut untuk mencari ikan. Jembatan itu menghubungkan pesisir Tegalbuleud dengan perairan lebih dalam.

“Kebiasaannya, mereka sore kemarin pasang jaring, paginya dijemput. Nah, pagi itu mau angkat jaring, tapi ombaknya tinggi,” katanya.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Humas SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Noyief Narestya, membenarkan informasi tersebut.

“Benar informasi yang kami peroleh ada empat orang, namun satu orang selamat. Kejadian sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Untuk tiga lainnya akan kita lakukan pencarian,” ujarnya.

Saat ini, tim SAR dan BPBD masih berada di lokasi untuk melanjutkan pencarian terhadap tiga nelayan yang hilang. Warga dan nelayan setempat juga diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi larangan melaut demi keselamatan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================