
“Kemudian saya mengadukan masalah yang terjadi kepada Ibu Indah dan Ibu Pupun dari tim relawan perempuan pemenangan calon Wali Kota Bogor, Ibu Rena Da Frina, agar dapat dibantu. Saya cuma Ingin Selaras segera dapat dioperasi supaya sembuh,” cetus Ibrohim.
Ibrohim berpikir, sia-sia saja mengeluhkan dan protes persoalan administratif layanan kesehatan kepada pihak Pemkot Bogor agar anaknya segera ditangani medis.
Aspirasi dan aduan Ibrohim pun secepatnya ditanggapi tim relawan perempuan pemenangan cawalkot Bogor Rena Da Frina. Indah serta Pupun lantas turun tangan memvalidasi seluruh koronologi masalah terjadi.
Hasilnya, masalah proses pembaruan data layanan kesehatan Ibrohim dan keluarganya dapat diselesaikan baik oleh tim relawan dan menyerahkan kartu BPJS Kesehatan PBI yang terbarukan.
“Terus terang saya bahagia dan sangat lega sebab Selaras bisa juga berobat untuk dioperasi. Saya haru melihat jerih payah ibu-ibu timnya cawalkot Bogor Rena Da Frina mengurus penyelesaian masalahnya,” ungkap Ibrohim.
Ibrohim menilai bahwa pemimpin Kota Bogor harus memprioritaskan hak-hak warganya, salah satunya adalah akses terhadap layanan kesehatan. Namun, masalah yang dihadapinya justru sebaliknya. Pemerintah Kota Bogor justru mempersulit warganya untuk mengakses layanan kesehatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















