BOGORTODAY.COM – Ratusan buruh dan anggota organisasi masyarakat (ormas) melakukan demonstrasi di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Bandar Lampung, pada Selasa, (29/10/2024).
Aksi yang menuntut penerbitan Surat Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha (PMKU) bagi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Perjuangan Bersama ini sempat berujung ricuh.
Massa yang terdiri dari pengurus dan anggota Koperasi TKBM Perjuangan Bersama membakar ban dan menerobos pagar KSOP, menciptakan ketegangan yang hampir berujung pada bentrokan dengan aparat keamanan. Mereka mendesak pihak KSOP untuk segera menerbitkan PMKU agar koperasi mereka dapat secara resmi menyelenggarakan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Panjang.
Ketegangan dalam demonstrasi akhirnya mereda setelah pihak KSOP Pelabuhan Panjang, bersama Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi, dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, setuju untuk membuka ruang dialog dengan perwakilan demonstran.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Kelas I Pelabuhan Panjang, Rusdi, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan mediasi antara Koperasi TKBM yang saat ini aktif dengan Koperasi TKBM Perjuangan Bersama. Dalam mediasi ini, mereka berpedoman pada Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Perhubungan.
Rusdi menambahkan bahwa sesuai Peraturan Menteri Koperasi (Menkop) Nomor 6 Tahun 2023, pembentukan koperasi TKBM hanya diperbolehkan jika ada pelabuhan baru, karena satu pelabuhan hanya dapat memiliki satu koperasi TKBM.
Kuasa hukum Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Chairudin, menegaskan komitmennya untuk mengikuti proses mediasi sambil berpegang pada regulasi yang berlaku. Dia menekankan bahwa koperasi TKBM adalah satu-satunya wadah tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan dan harus ada rekomendasi dari penyelenggara pelabuhan.
Aksi ini menunjukkan betapa pentingnya regulasi dan mediasi dalam menangani isu-isu ketenagakerjaan di pelabuhan. Diharapkan, dialog yang terjalin antara pihak berwenang dan perwakilan buruh dapat menghasilkan solusi yang menguntungkan semua pihak, serta menciptakan kondisi kerja yang lebih baik di Pelabuhan Panjang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















