
Hal senada juga disampaikan oleh Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian, yang mengingatkan para pengawas agar tidak melihat tugas ini hanya sebagai pekerjaan selama satu bulan, tetapi sebagai tugas yang berdampak untuk lima tahun ke depan.
“Karena satu hari pencoblosan itu, siapapun yang menang bukanlah kepentingan Bawaslu atau KPU, tetapi kepentingan rakyat Kota Bogor. Karena dalam pencoblosan itu kita mengenal prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” ujarnya.
Ketua Panwascam Bogor Tengah, Andry Yusri Rizal Simorangkir, menambahkan bahwa para petugas ini adalah garda terdepan yang akan menjadi wajah Bawaslu. Dalam menjalankan tugas dan fungsi, mereka harus bertanggung jawab menjaga netralitas, profesionalitas, dan integritas yang menjadi kunci kesuksesan demokrasi.
“Jadi tindak tanduk pengawas ini sebagai representasi dari Bawaslu ujung tombak pengawasan akan disorot masyarakat. Jadi jangan bimbang, lurus aja jalani tugas, kita mengawal amanat rakyat tidak boleh memihak,”ucapnya.
Selanjutnya para petugas ini akan diberikan materi pembekalan, pemahaman dan bimbingan teknis dalam menjalankan tugas dan kewajiban serta wewenangnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















