
“Ketika itu, seorang penumpang berteriak ada api di dalam pesawat. Teriakan ini memicu kepanikan massal. Penumpang lainnya pun berdiri dan memaksa pramugari untuk membuka pintu darurat,” katanya.
Setelah insiden tersebut, seluruh penumpang dievakuasi kembali ke ruang tunggu bandara untuk dilakukan pendataan ulang. Pesawat Trigana Air IL237 yang seharusnya terbang menuju Wamena, akhirnya batal terbang dan ditarik kembali ke landasan parkir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya percikan api dari mesin pesawat belum diketahui. Pihak maskapai Trigana Air belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Pemeriksaan terhadap pesawat masih dilakukan oleh otoritas terkait untuk memastikan apakah ada kerusakan teknis pada pesawat yang menyebabkan percikan api tersebut.
Meski insiden ini tidak berujung pada kecelakaan fatal, kepanikan yang terjadi di dalam kabin menunjukkan pentingnya penanganan prosedural yang tepat dalam situasi darurat.
Pihak berwenang, termasuk otoritas penerbangan dan kepolisian, kini tengah melakukan investigasi untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab kemunculan api dan menganalisis prosedur evakuasi yang dilakukan.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak terkait untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan prosedur keselamatan dalam penerbangan. Diharapkan, penyelidikan ini dapat memberikan penjelasan yang jelas dan memastikan keselamatan penumpang di masa mendatang.
Pihak Trigana Air diharapkan segera memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini, dan mematuhi semua standar keamanan yang berlaku guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















