Komplotan Begal Sadis Ditangkap, Satu Pelaku Ditembak karena Melawan

Komplotan Begal Sadis Ditangkap, Satu Pelaku Ditembak karena Melawan

BOGORTODAY.COM – Tim Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut, bekerja sama dengan Polresta Deliserdang, berhasil menangkap lima orang pelaku begal sadis yang beraksi di Jalan Arteri Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

Penangkapan ini terjadi setelah pelaku melakukan aksi perampokan yang mengakibatkan korban mengalami luka parah pada tangan, yang hampir putus. Salah satu dari kelima pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas berupa tembakan karena berusaha melawan petugas saat penangkapan.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, para pelaku beraksi pada 30 Oktober 2024 di sekitar Jalan Arteri Bandara Kualanamu, Jalan Sultan Serdang, serta Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang.

Korban yang bernama AP (19), seorang warga Mandala, Kota Medan, menjadi sasaran perampokan para pelaku. Tangan korban dibacok dengan senjata tajam hingga nyaris putus.

“Polisi gerak cepat setelah menerima laporan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Lima orang berhasil ditangkap dalam waktu singkat saat bersembunyi di kawasan Lubuk Pakam,” jelas Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (6/11/2024).

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Kelima pelaku yang berhasil ditangkap adalah S (17), yang berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan, MAF (16), SP alias Bolang (17), ES alias T (20), dan DPS (20). Mereka ditangkap pada Selasa (5/11/2024) di berbagai lokasi persembunyian di wilayah Deliserdang.

Modus operandi para pelaku adalah merental mobil, kemudian berkeliling di Jalan Arteri Sultan Serdang dan sekitarnya untuk mencari korban yang sedang mengendarai sepeda motor atau membawa barang berharga. Setelah menemukan sasaran, mereka melakukan perampokan dengan kekerasan, merampas motor dan handphone korban.

Dari kelima pelaku, ES alias T (20) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena mencoba melawan polisi saat diminta untuk menunjukkan tempat persembunyian pelaku lainnya. Meskipun demikian, polisi tetap memberikan pertolongan medis kepada pelaku setelah penangkapan untuk memastikan keselamatannya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dari para pelaku. Di antaranya, dua unit handphone yang dirampas dari korban, mobil yang digunakan para pelaku dalam aksi kejahatannya, serta sejumlah barang bukti lainnya.

BACA JUGA :  Telinga Berdenging atau Tinnitus: Kenali Penyebab dan Gejalanya

Kombes Pol Hadi Wahyudi menegaskan bahwa Polda Sumut dan Polresta Deliserdang akan terus berupaya memberantas kejahatan jalanan, termasuk begal, yang meresahkan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa aparat kepolisian tidak akan segan-segan untuk memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan masyarakat.

“Polda Sumut akan terus bergerak memberantas berbagai penyakit masyarakat dan kejahatan jalanan. Polisi tidak akan segan memberikan tindakan tegas terukur demi menjaga keselamatan masyarakat,” ungkap Hadi Wahyudi.

Penangkapan lima orang pelaku begal sadis di Deliserdang ini merupakan contoh nyata komitmen polisi dalam memberantas kejahatan jalanan dan melindungi masyarakat dari ancaman kekerasan.

Tindakan tegas yang diberikan kepada salah satu pelaku yang melawan petugas juga menunjukkan bahwa pihak kepolisian siap bertindak sesuai dengan hukum demi keamanan bersama.

Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat mengurangi tindak kejahatan begal yang kerap meresahkan masyarakat, terutama di wilayah Deliserdang dan sekitarnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================