Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT Terus Berlanjut, 17 Kali Letusan pada 12 November 2024

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT Terus Berlanjut, 17 Kali Letusan pada 12 November 2024

BOGORTODAY.COM Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang terletak di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), masih mengalami aktivitas erupsi yang cukup intens pada Selasa (12/11/2024).

Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tercatat 17 kali letusan sejak dini hari hingga petang. Aktivitas vulkanik ini telah menyebabkan kolom abu vulkanis yang mencapai ketinggian sangat tinggi, dengan letusan terakhir pada pukul 17:10 WITA.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Yohanes Kolli Sorywutun, letusan pertama tercatat pada pukul 00:45 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak gunung.

Selanjutnya, erupsi berlangsung dengan intensitas yang bervariasi. Puncak aktivitas terjadi pada pukul 14:19 WITA, dengan kolom abu mencapai ketinggian 9.000 meter atau sekitar 9 kilometer dari puncak gunung.

“Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 9.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujar Yohanes Kolli Sorywutun dalam laporannya.

Deretan Letusan pada 12 November 2024

Berikut adalah rincian aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada tanggal 12 November 2024:

  1. 00:45 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 2.000 meter
  2. 01:36 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 3.000 meter
  3. 02:34 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.500 meter
  4. 04:06 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 800 meter
  5. 04:43 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 2.000 meter
  6. 04:52 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.500 meter
  7. 05:02 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 800 meter
  8. 05:27 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 3.500 meter
  9. 08:48 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 4.000 meter
  10. 10:14 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.500 meter
  11. 10:37 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.500 meter
  12. 11:47 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.000 meter
  13. 12:08 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 4.000 meter
  14. 12:34 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 4.000 meter
  15. 13:59 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 5.000 meter
  16. 14:19 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 9.000 meter
  17. 17:10 WITA – Letusan dengan tinggi kolom abu 1.500 meter
BACA JUGA :  Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Nafkah dan Harta Gana-Gini, Pertemuan dengan Anak Jadi Kunci Penyelesaian

Dampak dan Tindakan Mitigasi

Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan arah sebaran ke barat daya dan barat, yang berpotensi memengaruhi area sekitar gunung. Erupsi yang intens ini menambah kekhawatiran warga setempat dan pihak berwenang yang terus memantau kondisi gunung.

Meskipun saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan yang signifikan, pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Injak Laba-Laba di Rumah, Ini Risiko yang Perlu Diketahui

Hingga saat ini, PVMBG masih memantau aktivitas gunung dengan intensitas yang cukup tinggi. Para ahli vulkanologi menduga bahwa aktivitas erupsi ini dipicu oleh adanya pergerakan magma yang terjadi di bawah permukaan gunung, meskipun penyebab pasti erupsi belum dapat dipastikan.

Rekomendasi untuk Warga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta PVMBG mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Lewotobi Laki-Laki tetap waspada.

Warga di sekitar gunung disarankan untuk tetap mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang dan segera menjauh dari kawasan yang berpotensi terdampak abu vulkanis, terutama jika terjadi erupsi besar atau aliran lahar.

Pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan akibat abu vulkanis yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan dan mengurangi jarak pandang.

Masyarakat diharap menjaga keselamatan dengan menggunakan masker dan tidak beraktivitas di luar ruangan selama hujan abu.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada Selasa (12/11/2024) terus berlangsung dengan intensitas yang cukup tinggi, menghasilkan kolom abu vulkanis yang mengarah ke beberapa wilayah di sekitarnya.

Warga sekitar diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, sementara PVMBG dan otoritas setempat terus melakukan pemantauan dan memberikan update terkait perkembangan situasi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================