Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Fitran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Biring Je’ne Makassar

BOGORTODAY.COM – Keluarga besar Fitran, seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun, langsung pecah dalam isak tangis saat jenazahnya ditemukan tewas setelah tenggelam di Sungai Biring Je’ne, kawasan BTN Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (13/11/2024). Fitran sebelumnya dilaporkan hilang setelah bermain di sungai bersama teman-temannya.

Camat Biringkanaya, Juliaman, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika Fitran dan tiga teman sebayanya sedang bermain di sungai. Mereka melompat ke sungai yang kedalamannya hampir 3 meter. Tiga teman Fitran berhasil berenang kembali ke tepi sungai, namun Fitran tidak muncul ke permukaan.

“Bermain ke sungai bersama tiga rekan lainnya sesama anak-anak. Lalu mereka melompat ke sungai berkedalaman hampir 3 meter, lalu hilang. Korban tenggelam karena tak bisa berenang,” jelas Juliaman kepada wartawan di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Anjlok Rp30.000 per Gram, Buyback Turun Lebih Dalam

Setelah teman-teman korban menyadari bahwa Fitran tidak muncul, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat. Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada petugas SAR, tim rescue damkar, serta pihak keluarga.

Proses pencarian yang dilakukan oleh petugas SAR dan tim rescue damkar berlangsung lebih dari tiga jam, dengan melibatkan warga setempat dan keluarga korban. Tim pencarian akhirnya menemukan jasad Fitran pada kedalaman sekitar 2,5 meter di lokasi tenggelamnya.

Jenazah Fitran ditemukan dalam keadaan sudah kaku, dan langsung dibawa ke rumah duka di BTN Kodam III, yang tidak jauh dari lokasi sungai tempat korban tenggelam.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Genjot Potensi Daerah, Perikanan dan Peternakan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Sesampainya di rumah duka, keluarga korban tak kuasa menahan kesedihan dan langsung histeris melihat jenazah bocah yang mereka cintai terbaring kaku.

Rencananya, jenazah Fitran akan segera dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat. Peristiwa tenggelamnya bocah tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, teman-teman, serta warga sekitar yang turut merasa kehilangan.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan anak-anak, terutama ketika bermain di dekat perairan. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan, dan anak-anak dapat selalu bermain dengan aman.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================