
Strategi NASA dan Kolaborasi Global
NASA, melalui Kantor Koordinasi Pertahanan Planet (PDCO), telah merancang beberapa pendekatan, termasuk:
- Evakuasi Wilayah Dampak: Identifikasi zona potensi tumbukan untuk meminimalkan korban.
- Upaya Pembelokan Asteroid: Mempelajari komposisi asteroid untuk menentukan metode pembelokan.
- Pemantauan Intensif: Menggunakan teleskop untuk mempelajari karakteristik asteroid dan lintasannya secara detail.
“Asteroid dengan komposisi padat, berbatu, atau berupa tumpukan puing akan berperilaku berbeda selama upaya pembelokan maupun saat tumbukan,” ujar Lindley Johnson, petugas pertahanan planet emeritus NASA.
Dampak asteroid adalah satu-satunya bencana alam yang dapat diprediksi bertahun-tahun sebelumnya, memungkinkan umat manusia untuk mengambil tindakan pencegahan.
Namun, hingga kini, banyak aspek teknis dan operasional yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, termasuk mekanisme pembelokan asteroid atau strategi mitigasi lainnya.
Dalam menghadapi ancaman seperti Apophis, kerja sama global menjadi kunci. PBB, bersama organisasi ilmiah internasional, diharapkan dapat memimpin upaya koordinasi ini.
“Kredibilitas dan keterlibatan internasional harus dibangun sekarang, sebelum ancaman nyata terjadi,” pungkas Lewis.
Potensi tabrakan asteroid mungkin terdengar seperti skenario film fiksi ilmiah, tetapi sejarah dan data ilmiah mengingatkan kita bahwa ini adalah ancaman yang nyata.
Meskipun Apophis diprediksi tidak akan menabrak Bumi, kesiapan umat manusia menghadapi bencana semacam ini tetap menjadi tanggung jawab bersama.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















