
“Kita jalan lagi ke utara, kita dapat nelayan, kita tanya lagi mana Pulau Salissingan, dia tunjuk bahwa ke utara, (dia bilang lagi) kita lari ke utara saja sekitar 100 mil. Setelah itu, kita ke utara dan dapat pengeboran, kayaknya Balikpapan ini, dan akhirnya kembali lagi ke selatan,” ujar Jupri.
Setelah beberapa waktu, Jupri dan rombongan bertemu dengan seorang pemancing yang merupakan warga Mamuju.
Pemancing tersebut memberikan petunjuk arah yang benar, membantu mereka untuk kembali menuju Pulau Salissingan. “Kita tanya di situ di mana Pulau Salissingan, dia sudah tunjuk lari ke utara, 100 mil, nah kita di situ kita minta tolong juga dibantu solar 1 jeriken,” jelas Jupri.
Tak lama setelah itu, mereka bertemu dengan tim SAR yang sedang melakukan pencarian. Kapal KM Cahaya Rezeky kemudian dikawal menuju Pulau Salissingan untuk memastikan keselamatan penumpang.
Kapal yang berangkat dari Pelabuhan TPI dengan tujuan Pulau Salissingan pada Senin (18/11/2024) pukul 15.00 Wita sempat hilang kontak pada Selasa (19/11/2024), yang menyebabkan kekhawatiran di kalangan keluarga penumpang dan pihak berwenang.
Berkat usaha keras tim SAR dan bantuan dari nelayan serta pemancing setempat, akhirnya kapal tersebut ditemukan dan semua penumpang dapat selamat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















