BOGORTODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menetapkan status Tanggap Darurat Bencana (TDB) terkait pergerakan tanah yang melanda dua kecamatan di wilayah tersebut.
Langkah ini diambil setelah pergerakan tanah yang terjadi pada Sabtu (23/11/2024) dini hari menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah dan berdampak pada kehidupan warga.
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sukma Wijaya, mengungkapkan bahwa status tanggap darurat ini berlaku selama sepekan ke depan, mulai dari Senin (25/11). Namun, apabila pergerakan tanah terus berlanjut atau meluas, status TDB akan diperpanjang.
“Hari ini mulai ditetapkan status TDB. Sudah ditandatangani suratnya dan berlaku selama sepekan. Tapi kalau terus terjadi pergerakan tanah atau meluas, kemungkinan diperpanjang seminggu lagi,” ujar Asep.
Selama status tanggap darurat, BPBD akan melakukan berbagai upaya untuk membantu warga terdampak, termasuk mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum. Asep juga menjelaskan bahwa sejumlah warga telah mengungsi ke tenda komunal yang telah disiapkan, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat.
“Kami siapkan makanan selama di pengungsian, termasuk juga bagi yang mengungsi ke rumah saudara atau tetangganya,” tambahnya.
BPBD juga mengerahkan petugas untuk siaga di lokasi terdampak pergerakan tanah, guna mengantisipasi dampak lebih besar dan mengurangi risiko korban jiwa.
“Kita upayakan untuk melakukan penanganan darurat dan antisipasi dampak lebih besar, termasuk mengantisipasi timbulnya korban. Selama TDB, petugas siaga di lokasi secara bergantian,” jelas Asep.
Pihaknya juga telah mengusulkan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat pergerakan tanah tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















