
Petugas gabungan, termasuk dari PMI Kabupaten Malang, telah berada di lokasi untuk membantu penanganan banjir dan mendata wilayah yang terdampak. Hingga Kamis petang, pendataan terus dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut jumlah rumah yang terdampak.
Meski demikian, Sadono menyatakan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerugian material besar, maupun korban luka atau jiwa akibat banjir.
“Untuk kerugian material belum ada, termasuk untuk korban luka dan korban jiwa,” ungkapnya.
Banjir yang terjadi di Kabupaten Malang mengingatkan pentingnya perawatan dan pengelolaan drainase, khususnya di kawasan rawan banjir seperti Bantur dan Sumbermanjing Wetan.
Genangan air yang disebabkan oleh luapan sungai dan penyumbatan di saluran drainase menunjukkan perlunya upaya lebih untuk mengantisipasi bencana banjir di masa mendatang.
Pemkab Malang dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana serupa di wilayah tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















