BOGORTODAY.COM – Jembatan penghubung antara Kecamatan Wanayasa dan Kecamatan Pagentan di Desa Karangtengah, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, nyaris ambruk akibat kerusakan parah. Jembatan yang terletak di atas Sungai Merawu ini kini dalam kondisi kritis, dengan akses jalan putus total.
Keadaan ini menambah kesulitan bagi warga setempat, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan.
Jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 7 meter tersebut mulai menunjukkan kerusakan serius setelah penyangga di sisi utara longsor. Selain itu, bagian tengah jembatan kini renggang hingga 20 sentimeter. Sekretaris Desa Karangtengah, Anton Prasetyo, menjelaskan bahwa kondisi jembatan semakin memburuk setiap kali hujan turun.
“Sebenarnya rusaknya sudah agak lama, tapi masih bisa dilewati. Tetapi sekarang karena intensitas hujan cukup tinggi, kondisinya sudah semakin parah,” ungkap Anton di lokasi kejadian, Jumat (29/11/2024).
Saat ini, jembatan tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua secara aman. Meskipun demikian, beberapa pengendara motor masih nekat melintas, meskipun sudah ada larangan.
“Sekarang untuk roda 4 benar-benar tidak bisa melintas. Kalau roda 2 sebenarnya sudah kami larang, tetapi beberapa masih nekat lewat sini. Tetapi kalau pas hujan kami benar-benar melarang,” jelas Anton.
Jembatan ini memiliki peranan vital bagi warga sekitar, terutama untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan. Bagi warga Desa Karangtengah, jembatan ini merupakan akses tercepat menuju pusat kota Banjarnegara. Jika harus memutar melalui Kecamatan Karangkobar, perjalanan akan lebih jauh hingga empat kali lipat.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















