Nahas, Balita Tewas Terseret Arus Irigasi di Karangasem, Bali

BOGORTODAY.COM – Seorang balita berusia 3,5 tahun, Irsam Ramadhan, ditemukan tewas setelah terseret arus irigasi di Lingkungan Pebukit, Karangasem, Bali. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu malam (30/11/2024), sekitar pukul 20.30 Wita.

Irsam diduga terpeleset dan hanyut ke aliran irigasi yang deras akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, mengungkapkan bahwa saat kejadian, ayah Irsam, Julpan Rusaimi, sedang bekerja di gudang pembuatan lemari kaca. Irsam bersama kakak dan sepupunya ikut bersama Julpan.

Ketika mereka pamit untuk berbelanja ke warung, jalan menuju warung tersebut melewati saluran irigasi yang menjadi lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Cup 2026 Jadi Wadah Pemersatu dan Perekat Kekompakan Wartawan Kota dan Kabupaten

Setelah selesai bekerja, Julpan merasa khawatir karena Irsam tidak tampak bersama kakak dan sepupunya. Mereka memberitahukan bahwa Irsam sudah pulang lebih dulu ke rumah. Ketika Julpan pulang, ia mendapati rumah kosong dan mulai merasa curiga.

Ia segera melaporkan hilangnya anaknya kepada warga sekitar dan bersama-sama melakukan pencarian di saluran irigasi, yang menjadi jalur yang dilewati Irsam untuk pulang.

Pencarian mulai menunjukkan titik terang saat warga menemukan sandal Irsam di pinggir saluran irigasi. Tidak lama kemudian, sekitar 2 kilometer dari lokasi kerja Julpan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

BACA JUGA :  Persiapan Persalinan Normal: Latih Fisik dan Mental Sejak Masa Kehamilan

Ia segera dilarikan ke RSUD Karangasem, namun sayangnya, dokter menyatakan Irsam telah meninggal dunia.

Diduga, Irsam terpeleset saat melintas di sepanjang saluran irigasi tersebut, yang dipenuhi air deras akibat hujan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka-luka akibat benturan saat terseret arus irigasi.

Pihak kepolisian dan keluarga menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut. Kejadian ini menjadi peringatan akan bahaya aliran irigasi yang bisa sangat berisiko, terutama saat curah hujan tinggi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================