
Paket gaji ini diajukan oleh dewan direksi Tesla dan sempat menuai kritik keras karena kedekatan mereka dengan Musk. Paket tersebut tidak mencakup gaji atau bonus tunai, melainkan menawarkan imbalan berdasarkan lonjakan nilai pasar Tesla yang diperkirakan bisa mencapai US$ 650 miliar dalam jangka waktu 10 tahun, yang dimulai sejak 2018.
Keberhasilan Musk membawa perusahaan mencapai target kinerja, serta lonjakan harga saham Tesla yang naik 42% setelah kemenangan Donald Trump, diyakini sebagai alasan utama di balik pemberian paket gaji yang sangat besar tersebut.
Namun, meskipun mendapat dukungan dari pemegang saham, keputusan mengenai gaji Elon Musk ini masih dipandang kontroversial, dan masih akan ada perjalanan panjang melalui proses hukum untuk menentukan apakah paket tersebut akan disetujui atau tidak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














