BOGORTODAY.COM – International Conference on Environment and Forest Conservation (ICEFC) adalah konferensi internasional yang diadakan secara rutin untuk memancing diskusi multidisipliner tentang masalah kehutanan dan lingkungan di tingkat global, nasional, regional, dan lokal.
Konferensi ini menjadi platform bagi akademisi, ilmuwan, dan sarjana dari seluruh dunia untuk membagikan hasil penelitian, pengetahuan, teknologi, dan inovasi dalam bidang kehutanan, lingkungan, dan bidang terkait lainnya.
Konferensi ini merupakan hasil kolaborasi dari empat institusi, yaitu IPB University, Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP), Mindanao State University, dan Kastamonu University.
Acara ini telah diselenggarakan empat kali: di Kota Dapitan, Zamboanga del Norte, Filipina (2018); Bogor, Indonesia (2019); Kastamonu City, Turki (2022); dan Kota Davao, Filipina (2023). Untuk konferensi ke-5 pada tahun 2024, IPB University sekali lagi terpilih sebagai tuan rumah utama acara ini.
International Conference on Environment and Forest Conservation (ICEFC) 2024 mengusung tema “Konservasi Hutan di Antroposen: Beradaptasi dengan Realitas Lingkungan Baru.”
Istilah Antroposen digunakan untuk menggambarkan era geologis saat ini, yang ditandai dengan dampak signifikan aktivitas manusia terhadap geologi dan ekosistem Bumi. Kondisi ini menghadirkan tantangan dan peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk upaya konservasi hutan.
Seiring dengan berlanjutnya aktivitas manusia yang membentuk ulang lanskap alam, pemahaman dan penyesuaian terhadap realitas lingkungan baru ini sangat penting untuk manajemen dan pelestarian hutan yang berkelanjutan.
Plh. Rector of IPB University, Alim Setiawan menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerjasama IPB University dengan berbagai institusi baik dalam maupun luar negeri, seperti Seameo Biotrop, serta beberapa universitas Internasional di Filipina, Thailand, Malaysia, dan Turki.
Ini pun sebagai bukti komitmen bersama terkait lingkungan. Karena tema-tema yang kami angkat antara lain pesan bahwa era Antroposen diartikan sebagai masyarakat dan bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungan atau Bumi yang dapat menimbulkan kebaikan atau kerusakan itu dari manusia.
“Karena itu melalui conference ini membangun jaringan, memperkuat network dan inovasi untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup kita ke depan,” jelas Alim Setiawan di sela kegiatan ICEFC 2024 di IPB University, pada Kamis (5/12/2024).
Menyikapi luasnya kerusakan hutan di dunia saat ini, ia menilai dari fakta dan data yang ada, yang dapat dilihat dalam berbagai ilustrasi, serta perkembangan ekonomi yang sangat pesat sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan.
“Kita mengapresiasi pemerintah yang saat ini telah berkomitmen bentuk yang mengurusi Kementerian Lingkungan Hidup saya kira bukti kita untuk menyelesaikan persoalan,” ungkap Alim.
Sementara, Sri Widayanti dari SEAMEO BIOTROP mengatakan, peserta kegiatan ICEFC 2024 berjumlah sekitar 150 peserta, yang terdiri dari akademisi IPB University (dosen, staff, dan mahasiswa), peneliti internasional, mahasiswa, praktisi lingkungan hidup, partner industri serta pengambil kebijakan.
Kemudian, kegiatan ini diselenggarakan oleh Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, dengan anggota konsorsium penyelenggara: Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP), Mindanao State University, dan Kastamonu University. Kegiatan ini juga bermitra dengan APRIL group dan PT Freeport Indonesia untuk penyelenggaraannya.
Sri Widyanti menyampaikan, bahwa Seameo Biotrop sendiri mempunyai merupakan anggota Seameo 11 negara yang masing-masing negaranya mempunyai perwakilan. Dalam hari ini hadir dua Governing Board Member dari Malaysia dan Thailand.
“Dengan harapan kita memang ingin hubungan manusia dengan lingkungan diusahakan semakin dekat, karena melihat perkembangan dunia hutan berkurang sehingga kita ingin meningkatkan kembali, melakukan konservasi melalui forum ini sehingga kita membuat kesepakatan dan meningkatkan action terhadap konservasi tersebut,” tandasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















