BOGORTODAY.COM – Gunung Dukono yang terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Senin (9/12/2024) pukul 06.04 WIT.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi menghasilkan kolom abu vulkanis dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono, menjelaskan bahwa kolom abu yang teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas cukup tebal, terutama ke arah barat laut.
Erupsi ini terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 20 mm dan durasi sekitar 64 detik.
Pihak PVMBG mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar Gunung Dukono, serta wisatawan yang berniat mendaki, untuk tidak mendekati area Kawah Malupang Warirang dalam radius 3 km dari puncak.
Hal ini bertujuan untuk menghindari bahaya yang disebabkan oleh letusan dan aktivitas vulkanik yang berpotensi terus terjadi.
Bambang juga mengingatkan bahwa letusan Gunung Dukono cenderung bersifat periodik, dengan abu vulkanis yang menyebar mengikuti arah dan kecepatan angin. Oleh karena itu, area yang terpapar abu dapat berubah-ubah.
Sebagai langkah antisipasi, warga sekitar diminta untuk selalu menyediakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari bahaya abu vulkanis, terutama pada saat terjadi hujan abu.
Pihak berwenang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dukono.
Erupsi seperti ini dapat berpotensi berbahaya, terutama bagi sistem pernapasan dan kesehatan jika tidak diwaspadai dengan baik. Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat selalu memantau informasi terbaru dari PVMBG dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan.
Dengan langkah kewaspadaan yang tepat, diharapkan potensi dampak dari letusan ini dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan korban atau kerugian yang lebih besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















