Hasil Survei SB-IPB, Indeks Kepuasan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Capai 81,95 Persen

Fithriyyah membeberkan, sedangkan Aspek responsiveness (daya tanggap) mencatat skor 69,52 persen, yang memberikan peluang untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap keluhan pelanggan. Untuk indeks keterlibatan pelanggan (Engagement Index) sebesar 69,57 persen menunjukkan keterlibatan pelanggan yang baik, tetapi optimalisasi interaksi melalui saluran digital seperti aplikasi SIMOTIP dapat lebih meningkatkan loyalitas pelanggan.

“Berdasarkan hasil ini, SB-IPB memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain peningkatan responsivitas terhadap keluhan pelanggan, pengembangan sistem digital untuk meningkatkan transparansi informasi, dan memperkuat program keterlibatan pelanggan. Fokus lainnya adalah menjaga konsistensi kualitas di zona-zona dengan indeks tinggi dan meningkatkan layanan di zona lain untuk memastikan pengalaman
pelanggan yang merata,” bebernya.

Masih kata Fithriyyah, dengan strategi perbaikan yang terarah, Perumda Tirta Pakuan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan reputasinya sebagai penyedia air bersih yang andal di Kota Bogor. Untuk diketahui, survei ini melibatkan 3.000 pelanggan sebagai responden ini dilakukan di tujuh zona pelayanan Kota Bogor.

BACA JUGA :  Karier Tak Kunjung Naik? Bisa Jadi 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Menghambat Kesuksesan Anda

“Kajian ini dipimpin oleh tim peneliti SB-IPB yang terdiri dari Prof. Noer Azam Achsani, Mochamad Bactiar, Fithriyyah Shalihati, dan Raden Isma Anggraini. Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja produk dan layanan Perumda Tirta Pakuan sebagai penyedia utama air bersih di Kota Bogor,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, H.Rivelino Rizky menuturkan, sesuai rekomendasi hasilPerbaikan survei IPB University, tentunya Tirta Pakuan Kota Bogor dengan adanya media sosial lebih optimal untuk memberikan informasi kepada masyarakat, saat ini apabila ada gangguan atau ada , kemudian ada rencana perbaikan, kebocoran mendadak dan informasi lainnya bisa disampaikan di media sosial.

“Kemudian ada WhatsApp blast untuk ke pelanggan, yang diperlukan saat ini pelanggan mengupdate nomor telepon yang aktif. Agar mereka mudah mendapatkan informasi. Kami WhatsApp 11 ribu pelanggan, meski masih banyak yang belum terkirim. Karena nomornya berbeda saat daftar dengan yang aktif saat ini,” terang Rivelino.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Rivelino menjelaskan, berbicara capaian hasil survey pihaknya tetap harus berbenah diri dari sektor pelayanan. Karena dalam pelayanan pihaknya menyadari bahwa belum sampai 24 jam pelayanan di Bogor Barat dan sekitarnya yang belum 24 jam dan menjadi pekerjaan rumah Tirta Pakuan.

“Ya, kami akan tindaklanjuti tahun 2025. Cakupan beberapa daerah sudah ada jaringan, tapi keberminatan masyarakat untuk menjadi pelanggan masih kurang. Karena mengaggap air tanah masih bagus dirumah mereka. Mereka masih gunakan sumur,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================