Panik Dikejar Debt Collector, Pengemudi Terios Tabrak Motor di Jalan Siliwangi Bogor

BOGORTODAY.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bogor, pada Selasa (24/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Daihatsu Terios dan sepeda motor.

Menurut Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Ari Wibowo, saksi mata menyebut bahwa kendaraan tersebut melaju dari arah Jalan Pajajaran menuju Batutulis. Mobil Daihatsu Terios tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak berhati-hati.

“Pengemudi mobil tersebut diduga panik karena dikejar oleh debt collector. Saat melintas di lokasi kejadian, Daihatsu Terios kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor. Akibatnya, pengendara sepeda motor tersebut terjatuh dan mengalami luka-luka,” kata Kompol Ari.

BACA JUGA :  Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Liver, Benarkah Penderita Harus Banyak Minum yang Manis?

Para korban luka, termasuk pengemudi Daihatsu Terios, segera dirawat di klinik PDAM Kota Bogor. Seperti yang dijelaskan Kompol Ari Wibowo, informasi pertama kali tentang kecelakaan tersebut datang melalui grup WhatsApp. Setelah kecelakaan, pengemudi Daihatsu Terios akhirnya menyerahkan diri saat melihat petugas di pos PAM Batutulis.

“Kami mendapatkan informasi dari penumpang mobil tersebut, yang mengaku bahwa pengemudi panik karena dikejar oleh debt collector. Namun, keterangan lebih lengkap dari pengemudi belum kami dapatkan karena pengemudi saat ini masih dalam perawatan di klinik,” kata Kompol Ari.

Sementara itu, selain sepeda motor Honda Supra Fit, diduga ada beberapa kendaraan lain yang terserempet dalam insiden ini. Namun, data lengkap terkait jumlah dan kerusakan kendaraan masih dalam pendataan oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Persikabo All Star Tantang PSB Bogor di Laga Derby HJB ke-544

“Kami masih menyelidiki kasus ini, termasuk meminta keterangan lengkap dari pengemudi dan korban lainnya,” tambah Kompol Ari.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi untuk mendapatkan fakta-fakta lengkap dari kasus ini dan untuk menetapkan tanggung jawab hukum. Informasi lebih lanjut akan diberikan seiring dengan perkembangan penyelidikan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================