
Sementara itu, di Desa Barang, longsor terjadi di tebing setinggi 17 meter dan panjang 15 meter yang menimpa rumah milik Pak Sumaji. Dampak longsor ini sangat signifikan, dengan bagian dapur dan dua kamar tidur rusak parah setelah dihantam material longsor.
Meskipun banyak rumah yang tertimpa longsor, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Semua penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum material longsor menghantam rumah mereka. Saat ini, warga bersama dengan pihak terkait tengah melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang masih menumpuk di beberapa titik.
Stefanus Triadi Atmono mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati, mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi di Trenggalek dalam dua hari terakhir.
“Waspadai, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dekat tebing dan lereng,” imbuhnya.
Pihak BPBD Trenggalek dan relawan setempat terus bekerja keras untuk melakukan pembersihan dan meminimalisir dampak lebih lanjut dari bencana ini.
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah setempat akan terus memantau kondisi cuaca dan memberikan peringatan dini kepada warga yang berada di kawasan rawan longsor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















