
Sebelumnya, pada hari yang sama, seekor ular piton juga ditemukan di warung soto di Dusun Kebon, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring. Ular sepanjang sekitar 3 meter tersebut ditemukan oleh pemilik warung, Bu Mulyani, pada pukul 05.30 WIB, saat dia hendak membuka warung soto. “Saat menyiapkan jualan, setelah warung dibuka, saya mendapati ular piton di atas meja,” kata Bu Mulyani.
Setelah melihat ular tersebut, Bu Mulyani panik dan meminta bantuan relawan Desa Tanjung, Suroto.
Karena ular tersebut cukup besar, mereka meminta bantuan relawan lain, termasuk Pak Gatot dari Seroja Delanggu, untuk mengevakuasi ular itu. Proses evakuasi berjalan lancar, dan ular tersebut akhirnya berhasil diamankan.
Penemuan dua ular piton dalam waktu yang bersamaan ini menjadi perhatian warga Klaten, terutama yang tinggal di dekat sungai.
Pihak relawan mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap kemungkinan masuknya ular ke dalam rumah, mengingat habitat ular yang sering berada di sekitar perairan atau area yang jarang dilalui manusia.
Beruntung, meskipun penemuan ular piton ini mengejutkan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, dan kedua ular berhasil dievakuasi dengan aman oleh tim relawan dan pihak terkait.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















