
Kebanyakan kapal yang terbakar berada di sisi pantai atau doking, sehingga proses pembersihan puing akan dilakukan dengan melibatkan peralatan dari fasilitas doking.
“Kerangka kapal yang terbakar harus segera disingkirkan agar tidak mengganggu jalur pelayaran. Kami juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman dari doking untuk menyediakan peralatan yang diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi,” tambah Sugiyatno.
Kebakaran yang melanda Pelabuhan Tegal pada Jumat lalu mengakibatkan 24 kapal yang hangus terbakar, namun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Pihak berwenang, termasuk kepolisian dan instansi terkait, terus bekerja untuk mengungkap faktor penyebab kebakaran tersebut. Sementara itu, Pelindo Tegal tetap fokus pada pemulihan dan memastikan tidak ada gangguan lebih lanjut terhadap operasional pelabuhan.
Kebakaran besar yang menghanguskan 24 kapal di Pelabuhan Tegal sempat mempengaruhi aktivitas pelayaran di sana. Namun, dengan upaya cepat dari PT Pelindo Tegal dan kerja sama antara berbagai pihak, alur kapal telah berhasil dibuka kembali, dan operasional pelabuhan kini berjalan normal.
Pembersihan puing kapal dan evakuasi kerangka kapal yang terbakar masih terus dilakukan agar aktivitas pelayaran di pelabuhan dapat kembali lancar tanpa hambatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















