Presiden Prabowo Subianto Perpanjang Bantuan Sosial Beras Selama Enam Bulan pada 2025

Data penerima bansos beras tahun depan akan mengacu pada data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dikumpulkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Sebanyak 15,6 juta penerima berasal dari kelompok desil 1 dan 2, sementara 400 ribu penerima lainnya adalah perempuan kepala rumah tangga miskin dan lansia tunggal.

Sebelumnya, pemerintah juga merencanakan penyaluran bantuan beras 10 kg kepada 16 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada bulan Januari dan Februari 2025. Arief menegaskan bahwa perintah penyaluran bantuan ini langsung diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA :  Beasiswa Fast Retailing Foundation 2026 Dibuka Juli Mendatang, Kesempatan Kuliah S1 di Jepang

“Dua bantuan pangan Januari dan Februari sudah diperintahkan presiden kemarin, bahwa Bapanas akan menugaskan Bulog untuk menjalankan bantuan beras untuk 16 juta PBP, masing-masing 10 kg selama dua bulan, Januari-Februari 2025,” kata Arief.

Bantuan ini diberikan setelah pemerintah resmi menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

Meskipun demikian, Arief memastikan bahwa beberapa komoditas pangan strategis, seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, dan telur ayam, tetap akan dibebaskan dari PPN untuk meringankan beban masyarakat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================