
Sementara, Kepala SDN Pajeleran 01, Idah Nursidah, mengungkapkan rasa kecewanya karena awalnya program ini dijanjikan mencakup seluruh siswa dari kelas satu hingga kelas enam. Namun, pelaksanaannya terbatas hanya untuk siswa kelas saru dan dua.
“Dapurnya belum mampu menyajikan makanan untuk jumlah sebanyak itu. Rencananya, kelas tiga hingga enam baru dimulai hari Rabu,” kata Idah.
Meski demikian, Idah tetap mengapresiasi upaya pemerintah merealisasikan program ini. Ia berharap program tersebut berjalan lancar demi mendukung pembentukan generasi emas di masa depan.
“Kami mendukung penuh, walaupun ada risiko tambahan beban kerja untuk para guru,” tuturnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















