Pemkot dan DPRD Kota Bogor Dukung Kelanjutan Layanan BisKita di Tahun 2026

BOGORTODAY.COM – Pemberhentian layanan BisKita Trans Pakuan memunculkan polemik di tengah-tengah masyarakat. Menanggapi isu yang berkembang, DPRD Kota Bogor melalui Komisi II dan Komisi III menggelar rapat gabungan dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Perumda Trans Pakuan dan PT. Kodjari selaku operator layanan.

Setelah mendengarkan penjelasan dan pemaparan dari Dishub Kota Bogor, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas menyimpulkan bahwa dimasa transisi ini perlu adanya kolaborasi dari semua pihak demi menjaga pelayanan transportasi bagi masyarakat, terutama bagi para pelajar yang selama ini menjadi pelanggan Biskita.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Hasbi menyampaikan bahwa langkah pemkot yang saat menyediakan enam unit bus akan ditambah dengan empat unit bus dewan.

“Insyaallah kami dari DPRD akan mendorong penggunaan bus DPRD setelah menyelesaikan masalah administrasi,” kata Hasbi.

Koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor, Wamendagri Bima Arya dan Wali Kota Bogor terpilih Dedie A. Rachim pun menghasilkan keputusan bahwa subsidi dari pemerintah pusat akan kembali turun untuk Biskita Trans Pakuan.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Selain itu, Hasbi juga menyampaikan bahwa DPRD akan melakukan kordinasi langsung dengan BPTJ dalam waktu dekat ini. Hal tersebut guna memastikan rencana transportasi di Kota Bogor dan pengembangan Biskita Trans Pakuan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================