
“Kami teman-teman Jawa Barat tidak menghendaki melahirkan kepemimpinan yang tidak sesuai AD/ART organisasi. Dengan itu kami meminta Kadin Indonesia mengeluarkan surat Caretaker KADIN Jawa Barat dan itu terjadi di Kota Bogor dan ada yang Kadin Kota Bogor yang menganggap ketuanya Arsyad Rasyid. Rapimnas Kadin Indonesia saat itu dihadiri 2.630 orang yang hadir, tokoh nasional dan menteri hadir,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Ketua SC Mukota VIII KADIN Kota Bogor, Yus Ruswandi memaparkan, yang pertama bahwa Kepres yang digaungkan bahwa ketua umum Anindia Bakery itu Kepresnya belum ada, pihaknya akan mengklarifikasi bahwa Kepres 18 tahun 2022 itu adalah mengatur tentang kebutuhan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
“Tidak ada disitu terkait dengan kepengurusan karena kepengurusan sendiri hasil keputusan Munas. Munas itu ada tiga, satu Munas biasa, Munaslub dan Munasus. Munasus adalah, apa bila ada permintaan dari anggota kami untuk merubah anggaran rumah tangga, itu tidak ada di kepres kedua dalam kepengurusan. Kepengurusan sudah titik hasil munaslub karena ada permintaan dari anggota kadin provinsi SeIndonesia untuk melaksanakan munaslub menggantikan pak Arsyad,” paparnya.
Yus menegaskan, jadi Muskota Bogor sekarang ini berdasarkan aturan, aturan dari AD/ART yang di tempat di kepres 18 tahun 2022. Yang kedua, di undang undang 187 jelas di katakan bahwa Kadin Indonesia hanya satu, Kadin provinsi hanya satu dan Kadin Kota – Kabupaten hanya satu, melalui anggaran dasar dan anggaran rumah tangga itu yang harus digaris bawahi.
“Dari pembuka pendaftaran tanggal 4 Januari sampai 8 Januari 2025 ada tiga pendaftar yang ingin ikut pemilihan ketua KADIN Kota Bogor, satu H. Najamudin, Rizky Argoebie dan Dona Maryati Hasanah. Tinggal dalam sidang pleno memverifikasi tiga-tiganya memenuhi syarat atau tidak,” tegasnya.
Ketua OC Mukota VIII KADIN Kota Bogor Anton Rivaldi mengatakan, dalam Mukota VIII Kadin Kota Bogor kali ini terpilih Ketua Kadin Kota Bogor Maryati Dona Hasanah.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan kedepan Kadin Kota Bogor semakin solid serta semakin kuat sebagai barometer gerakan ekonomi di Kota Bogor,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















