BOGORTODAY.COM – Kecelakaan laut terjadi di Perairan Tana Keke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ketika Kapal Motor Nelayan (KMN) Harapan Jaya tenggelam akibat cuaca buruk.
Dalam insiden ini, tiga orang nelayan dilaporkan hilang, sementara dua lainnya berhasil selamat. Kejadian tersebut terjadi pada malam hari sekitar pukul 24.00 WITA, Jumat (10/1/2025).
Kapal yang dinahkodai oleh Dg Mamba ini membawa enam orang nelayan, termasuk nahkoda dan anak buah kapal (ABK).
Namun, saat cuaca buruk melanda, kapal tersebut tidak dapat bertahan dan akhirnya tenggelam di perairan sekitar Tana Keke.
Kejadian ini baru diketahui setelah seorang nelayan, Suaris Dessalle (46), warga Pulau Lae-Lae, Makassar, ditemukan terapung di laut oleh nelayan lokal, Rosdi, pada Selasa (13/1/2025).
Suaris ditemukan dalam keadaan lemah dan hanya memakan rumput laut selama empat hari terapung-apung di perairan Dusun Dongkalang, Desa Bontoborusu, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar.
Rosdi, nelayan yang menemukannya, segera membawa Suaris ke rumahnya setelah korban hanya menggunakan gabus untuk bertahan hidup.
Dari keterangan Suaris, dia menjelaskan bahwa KMN Harapan Jaya tenggelam setelah diterjang cuaca buruk. Suaris yang saat itu ikut menumpang di kapal tersebut berhasil bertahan hidup bersama lima nelayan lainnya, namun mereka hanyut menggunakan gabus.
Sayangnya, pada Minggu (12/1/2025) sore, gabus yang digunakan untuk mengapung pecah, memisahkan Suaris dari teman-temannya.
Kepala Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa setelah pencarian dilakukan, dua nelayan lainnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Salah satunya ditemukan sekitar 2 mil dari lokasi penemuan pertama, dan ketiga korban selamat dibawa ke Pos Polair Selayar untuk mendapatkan perawatan.
Pencarian terus dilakukan untuk menemukan tiga nelayan lainnya yang masih hilang. Tim SAR dari Selayar dan Bantaeng telah dikerahkan untuk melakukan pencarian lebih lanjut, dengan harapan para korban yang hilang dapat segera ditemukan.
Peristiwa ini menyoroti betapa pentingnya kewaspadaan dan kesiapan nelayan dalam menghadapi cuaca ekstrem, serta upaya bersama dalam pencarian dan pertolongan korban kecelakaan laut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















