Rela Gaji dan Tunjangan Besar, Bulu Tangkis Malaysia Siap Pecat Pemain Berkinerja Buruk

“Setiap pengeluaran yang kami keluarkan merupakan investasi bagi para pemain, termasuk mendatangkan pelatih papan atas dengan gaji besar. Kami juga membayar gaji yang besar kepada para pemain,” kata Subramaniam.

“Tentu ini investasi yang tidak boleh disia-siakan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, sekarang giliran pemain yang harus memberikan yang terbaik.”

“Kami tidak mau mendengar alasan lagi. Tindakan tegas akan diambil jika pemain terus gagal memberikan hasil yang kami harapkan. Bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk negara.”

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

“Pelatih perlu menilai apakah para pemain tampil baik atau tidak. Kami akan mempertimbangkan saran pelatih tentang tindakan yang perlu diambil,” kata Subramaniam.

Pada saat yang sama, Subramaniam mengingatkan para pemain nasional untuk tidak berpuas diri. Karena ia menyadari bahwa beberapa dari mereka menyandera badan nasional dengan berasumsi bahwa badan pengurus tidak dapat memperoleh sponsor tanpa kehadiran mereka.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

“Ada pemain yang beranggapan kalau mereka tidak ada, BAM tidak akan bisa mendapatkan sponsor. Kami juga punya rencana lain, termasuk memperkuat program pembangunan kami. Jadi, mereka tidak bisa menahan kami,” katanya.

“Mereka perlu meraih hasil terbaik, bukan untuk kita, tetapi untuk negara. Jika jelas mereka tidak mampu, mereka mungkin perlu pensiun,” imbuhnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================