
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menambahkan, kendala utama dalam pembangunan jalur tambang adalah lambannya proses perizinan dan kurangnya komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
“Proyek ini hanya ditinjau tanpa tindak lanjut nyata. Sekarang tugas kita adalah menyelesaikan perizinan dan membangun komunikasi dengan pemerintah pusat,” ungkap Jaro Ade.
Komitmen untuk mengakhiri penundaan ini ditegaskan oleh Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi.
Ia dengan tegas menyatakan bahwa proyek ini akan selesai dalam waktu yang ditentukan.
“Saya tidak mau berlarut-larut. Jalur tambang ini harus selesai pada 2026,” ujarnya optimis.
Janji Penyelesaian di Tahun 2026
Kang Dedi menekankan bahwa pemerintah provinsi akan bertanggung jawab penuh atas proyek tersebut.
Dengan dukungan koordinasi lintas pemerintahan, ia optimis proyek ini bisa selesai tepat waktu.
“Saya pastikan jalur tambang ini rampung pada 2026. Saya akan bertanggung jawab sepenuhnya,” tegasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














