
Selain pembatasan truk angkutan barang, Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar juga menyiapkan langkah rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi peningkatan kepadatan arus kendaraan.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pemberlakuan sistem contraflow di Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di KM 46 hingga KM 65.
Kebijakan ini diterapkan karena terjadi peningkatan arus lalu lintas pada pagi hari, Sabtu (25/1/2025), menjelang siang.
Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, menjelaskan bahwa sistem contraflow ini bersifat situasional, tergantung pada kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan.
“Jika arus kendaraan mulai padat, Korlantas Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan cara contraflow untuk mengurai kepadatan,” ujar Kombes Jules.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Kabid Humas Polda Jabar juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama ketika sistem contraflow diberlakukan.
“Kami mengingatkan agar pengendara selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama mengenai batas kecepatan, demi keselamatan bersama,” kata Kombes Jules.
Dengan kebijakan pembatasan operasional truk dan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, Polda Jabar berharap bisa menjaga kelancaran arus kendaraan selama libur panjang Isra Miraj dan Imlek 2025, sekaligus menciptakan situasi yang lebih aman dan tertib di jalan raya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















