
Sementara itu, Ipda Slamet Haryono, Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, mengonfirmasi hasil penyelidikan sementara yang menunjukkan bahwa penyebab kematian kedua korban adalah keracunan alkohol.
“Hasil visum menunjukkan bahwa kedua korban meninggal akibat keracunan alkohol, yang kemungkinan besar karena mereka mencampur alkohol dengan air dan minuman suplemen,” ujarnya.
Polisi saat ini masih melanjutkan penyelidikan untuk mencari tahu asal-usul alkohol yang digunakan dalam pesta miras tersebut dan siapa yang pertama kali menginisiasi acara tersebut. Tim Inafis juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap lebih lanjut mengenai kejadian ini.
Pesta miras yang berujung maut ini menyoroti bahaya konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama saat dicampur dengan bahan-bahan yang tidak diketahui kandungannya.
Polisi mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengonsumsi minuman keras dan menghindari perilaku berisiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Pihak berwenang juga terus mengingatkan pentingnya pendidikan mengenai bahaya alkohol, terutama di kalangan anak muda, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















