
BOGORTODAY.COM – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Banjarnegara melakukan evakuasi sarang tawon Vespa di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, setelah kawanan tawon tersebut menyengat seorang warga, Mbah Sayem (65), hingga menyebabkan kematiannya.
Kejadian tragis ini memicu upaya evakuasi sarang tawon yang berbahaya untuk menghindari korban selanjutnya.
Koordinator Pos Damkar Purwanegara, Ungki Dedika Prawira Adhi, menjelaskan bahwa evakuasi sengaja dilakukan pada malam hari ketika tawon-tawon tersebut berada di sarangnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada tawon yang tersisa yang bisa membahayakan warga.
“Evakuasi dilakukan malam hari saat tawon sedang berada di sarang. Tadi memang dibakar karena berada di luar rumah, tetapi kalau di dekat rumah biasanya tidak dibakar,” ujar Ungki, Minggu (2/2/2025).
Sarang tawon Vespa yang berhasil dievakuasi berukuran cukup besar, dengan diameter 60 sentimeter dan panjang 80 sentimeter, berisi ratusan tawon. Serangan tawon Vespa ini menewaskan Mbah Sayem yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat sengatan tawon.
“Tadi ada warga yang meninggal dunia disengat tawon ini. Jadi kami evakuasi agar tidak ada korban lagi,” tambah Ungki.
Selain di Desa Merden, pada hari yang sama, petugas Damkar Banjarnegara juga mengevakuasi sarang tawon Vespa di sejumlah lokasi lainnya, termasuk di Desa Klampok Kecamatan Purwareja Klampok dan Gumiwang Kecamatan Purwanegara.
Menurut Ungki, dalam sebulan terakhir sudah lebih dari 30 sarang tawon Vespa yang berhasil dievakuasi di berbagai titik di wilayah tersebut.
Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak panik dan segera melapor jika menemukan sarang tawon. “Untuk warga, kalau melihat ada sarang tawon, tidak usah panik, melapor saja ke kami,” pesan Ungki.
Evakuasi sarang tawon Vespa ini penting mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, terutama bagi mereka yang tidak menyadari keberadaan sarang tawon di sekitar tempat tinggal.
Dengan upaya tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan warga dapat lebih terjaga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















