Pemuda Terjatuh dan Tenggelam di Aliran Irigasi Desa Pageralang, Banyumas

BOGORTODAY.COM – Seorang pemuda yang sedang mengendarai sepeda motor terjatuh dan tenggelam di aliran irigasi Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, pada Selasa (4/2/2025) malam.

Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, saat korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam saluran irigasi yang berbatu.

Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Trisno, menjelaskan bahwa pada malam itu, korban sedang berkendara di pinggiran saluran irigasi namun terlalu dekat dengan tepi jalan yang berbatu, sehingga terjatuh.

“Korban berkendara di pinggiran irigasi. Namun, karena terlalu mepet ke kiri dan jalanan berbatu, ia terjatuh,” kata Trisno dalam siaran persnya, Rabu (5/2/2025).

Setelah kejadian tersebut, warga yang melintas di sekitar lokasi menemukan sepeda motor korban dalam kondisi terjatuh di tepi saluran irigasi. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

“Warga menemukan motornya terjatuh di pinggir irigasi, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat,” tambah Trisno.

Mendapatkan laporan tersebut, tim SAR segera bergerak menuju lokasi kejadian. Tim SAR yang terdiri dari regu lengkap dengan peralatan SAR air diterjunkan untuk melakukan pencarian.

“Kami mengirimkan satu tim rescue dari Kantor SAR Cilacap dan USS Banyumas untuk melakukan pencarian dengan membawa peralatan SAR air,” jelas Trisno.

Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga kelompok. Tim pertama menyisir perairan dengan menggunakan LCR (Life Craft Rescue), tim kedua menggunakan Rafting, dan tim ketiga melakukan Body Rafting.

Setelah pencarian intensif, pada pukul 09.10 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan sejauh 150 meter dari lokasi kejadian, dalam keadaan meninggal dunia.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Korban diketahui berinisial DJ (16), warga Desa Adisana, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Setelah ditemukan, jasad korban segera dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. “Dengan telah diketemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini,” pungkas Trisno.

Kejadian ini menjadi perhatian bagi warga setempat, mengingat bahaya yang mengancam para pengguna jalan di dekat saluran irigasi yang berbatu dan licin.

Warga dihimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi area tersebut, terutama saat cuaca buruk atau malam hari.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================