Palinggih Piyasan di Pura Rambut Siwi Ambruk Terjang Hujan Deras dan Angin Kencang di Tabanan

BOGORTODAY.COM – Peristiwa tragis terjadi di Pura Rambut Siwi, Desa Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Minggu (9/2/2025), ketika palinggih piyasan (tempat persembahyangan) yang terletak di area subak roboh akibat diterjang hujan deras dan angin kencang. Kejadian ini terjadi sejak pagi hingga sore hari ketika cuaca buruk melanda wilayah Tabanan.

Menurut Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata, bangunan palinggih piyasan berukuran 3×3 meter itu tiba-tiba ambruk setelah diterpa angin kencang dan hujan lebat.

“Dari informasi yang kami terima, ada pohon tumbang dan bangunan palinggih roboh tadi siang,” ujar Berata. Kerugian akibat ambruknya bangunan ini diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Namun, untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Selain itu, sejumlah pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di beberapa titik di Tabanan. Setidaknya lima pohon tumbang tercatat, tiga di antaranya sempat mengganggu aktivitas masyarakat di Kecamatan Kediri. Di Perumahan Mawar Indah, sebuah pohon dengan diameter 50 sentimeter tumbang dan melintang di jalan, menghalangi akses warga.

Pohon jati dengan diameter 20 sentimeter juga tumbang di Jalan Raya Bingin Ambe, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Pohon lainnya juga tumbang di Jalan Setra Ganda Mayu, Banjar Seme, Desa Kediri, serta dekat Terminal Kediri dan SMPN 2 Tabanan. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian-kejadian ini.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Pohon Tumbang di Karangasem Menewaskan Tiga Orang

Di sisi lain, wilayah Karangasem juga diterjang cuaca ekstrem yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem mencatat puluhan pohon tumbang yang menimpa rumah dan akses jalan.

Peristiwa tragis terjadi di Desa Bungaya, di mana pohon enau tumbang menimpa warga hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

“Seluruh petugas yang ada kami kerahkan untuk melakukan penanganan. Kami utamakan skala prioritas dulu, tapi hingga saat ini masih ada beberapa kejadian yang belum bisa tertangani,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Salah satu kejadian yang mengakibatkan luka berat terjadi di Desa Antiga, Kecamatan Manggis, di mana seorang warga tertimpa pohon kelapa saat melintas di jalan. Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Balimed.

Pohon Tumbang di Denpasar: 18 Pohon Tumbang dan Kerusakan Atap Rumah

Di Kota Denpasar, cuaca ekstrem juga mengakibatkan 18 pohon tumbang dan beberapa dahan patah di sejumlah titik. Selain itu, sebanyak tiga atap rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa mengatakan petugas BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta aparat desa/kelurahan segera melakukan penanganan terhadap pohon-pohon tumbang tersebut.

“Sesuai dengan prediksi BMKG bahwa memang awal tahun cuaca ekstrem. Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang, dan saat ini sedang ditangani,” ujarnya.

Joni juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem ini. “Jika tidak begitu penting, kami imbau agar tidak bepergian,” tambahnya.

BPBD dan DLHK telah melakukan langkah antisipasi dengan memantau kondisi pohon perindang dan merompesnya untuk menghindari bahaya lebih lanjut saat cuaca ekstrem.

Sementara itu, Satgas Biru DPUPR gencar membersihkan saluran air dan gorong-gorong untuk mencegah terjadinya banjir akibat hujan lebat.

Penanganan Cuaca Ekstrem di Bali

Bencana cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Bali, termasuk Tabanan, Karangasem, dan Denpasar, menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi.

BPBD Bali mengimbau agar warga mematuhi peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG dan tetap berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah selama cuaca buruk berlangsung.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================