Pelantikan 47 Ketua RT dan 14 Ketua RW Desa Leuwiliang, Mewujudkan Musyawarah dan Kebersamaan dalam Pembangunan Desa

Pelantikan 47 Ketua RT dan 14 Ketua RW Desa Leuwiliang, Mewujudkan Musyawarah dan Kebersamaan dalam Pembangunan Desa

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 47 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan 14 Ketua Rukun Warga (RW) di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor resmi dilantik untuk periode 2025-2029.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah, Camat Leuwiliang Wr Pelitiawan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Usep Nukliri, serta Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor Abdul Azis Anwar.

Kepala Desa Leuwiliang, Iman Nurhaiman, mengungkapkan bahwa seluruh RT dan RW yang dilantik telah melalui proses pemilihan yang demokratis oleh warga.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

“Ada 47 RT dan 14 RW yang dilantik hari ini. Mereka sebelumnya telah melaksanakan pemilihan secara demokratis yang dipilih langsung oleh warga,” ujarnya. Senin (10/2/2025).

Iman menjelaskan bahwa proses pemilihan berlangsung hingga 25 Januari 2025 sebagai hari terakhir pemungutan suara.

Ia juga menekankan, pentingnya musyawarah dan kebersamaan dalam membangun desa.

“Di desa kami, segala sesuatu dilakukan secara bersama, baik dalam suka maupun duka. Kami selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat,” katanya.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

Lebih lanjut, Iman berpesan kepada para ketua RT dan RW yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Ini adalah amanah dari masyarakat. Kita harus menjaga kepercayaan ini dan bekerja bersama untuk membantu masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================